Esai

Memperingati Hari Guru Nasional di tengah pandemi: Pentingnya membekali guru dengan kemampuan beradaptasi

Hari Guru yang kita peringati di tengah pandemi kali ini perlu kita isi dengan mengapresiasi berbagai upaya yang sudah dilakukan para guru demi memastikan pembelajaran terus berjalan. Semoga pandemi ini segera berakhir agar para guru dan murid bisa kembali bertatap muka di sekolah. Selamat Hari Guru Nasional!

ID

Pengembangan Profesionalisme Guru dalam Empat Dekade Terakhir di Indonesia: Satu Langkah Maju, Dua Langkah Mundur

Indonesia telah menyelenggarakan berbagai program pengembangan profesionalisme guru selama lebih dari empat dekade. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan. Kompetensi profesional dan pedagogik guru masih di bawah standar. Hasil pembelajaran siswa Indonesia masih rendah.

ID

Kurangnya perpustakaan dan bacaan berkualitas sebabkan Indonesia darurat literasi

Tingkat literasi masyarakat Indonesia masih sangat buruk. Hasil Programme for International Students Assessment (PISA) tahun 2018, misalnya, menunjukkan bahwa 70% siswa di Indonesia memiliki kemampuan baca rendah (di bawah Level 2 dalam skala PISA). Artinya, mereka bahkan tidak mampu sekadar menemukan gagasan utama maupun informasi penting di dalam suatu teks pendek.

ID

Apa yang Berubah? Mempelajari Insentif Guru, Akuntabilitas Sosial, dan Hasil Belajar Siswa di Indonesia

Faktor apa yang dapat menyebabkan terwujudnya peningkatan capaian pembelajaran siswa? Adanya perubahan kebijakan atau intervensi yang menyebabkan membaiknya hasil belajar siswa memang patut dirayakan. Namun, bila kita ingin peningkatan capaian pembelajaran itu juga terjadi pada anak-anak dengan konteks yang berbeda, kita perlu lebih dari sekadar merayakan keberhasilan tersebut.

ID

Skor siswa Indonesia dalam penilaian global PISA melorot, kualitas guru dan disparitas mutu penyebab utama

Skor kompetensi siswa Indonesia dalam membaca, matematika, dan sains pada PISA 2018 lebih rendah dibanding pengukuran serupa tiga tahun sebelumnya. Mengapa hasil penilaian siswa Indonesia pada studi global yang diselenggarakan tiga tahun sekali itu justru melorot signifikan?

ID